Profile

Nama Prodi

:

Program Studi Fisioterapi S1 dan Pendidikan Profesi Fisioterapi

Akreditasi (no Akreditasi)

:

Sarjana : 0157/LAM-PTKes/Akr/Sar/III/2019

Profesi : 0644/LAM-PTKes/Akr/Pro/X/2019

Sambutan Kaprodi Fisioterapi S1 dan Pendidikan Profesi Fisioterapi UNISA Yogyakarta

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua, shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan pengikutnya. Aamiin.

Kaprodi beserta seluruh civitas akademika mengucapkan selamat datang di website resmi Program Studi Fisioterapi Sarjana dan Pendidikan Profesi Fisioterapi Universitas Aisyiyah Yogyakarta (UNISA Yogyakarta).

Prodi Fisioterapi Sarjana dan Pendidikan Profesi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Aisyiyah Yogyakarta memiliki tujuan untuk menghasilkan calon tenaga fisioterapis yang Professional Qur’ani dan unggul di bidang Ortopedik musculoskeletal. Dengan didukung sarana prasarana yang modern dan lengkap serta tenaga pendidik yang bersertifikat dan berpengalaman di bidangnya, yang menjadikan program studi Fisioterapi UNISA Yogyakarta diproyeksikan menjadi institusi pendidikan fisioterapi yang mampu bersaing global.

Program Studi Fisioterapi berdiri berdasarkan SK Kemenristek Dikti No. 66/E/O/2012 pada tanggal 1 Maret 2012 dan telah terakreditasi B berdasarkan keputusan LAM-PTKes No. 0157/LAM-PTKes/Akr/Sar/III/2019 untuk jenjang Sarjana dan No. 0644/LAM-PTKes/Akr/Pro/X/2019 jenjang Pendidikan Profesi Fisioterapi.

Seiring dengan perkembangan zaman, dalam pengelolaan Program Studi  selalu melakukan pembenahan terhadap pendidikan baik tahap akademik dan tahap profesi dengan mengembangkan metode pembelajaran student center learning, pembelajaran e-learning (daring) dan interprofesional education dengan profesi kesehatan lain serta adanya program Kampus merdeka agar capaian pembelajaran tercapai dengan optimal.

Prodi Fisioterapi Sarjana dan Pendidikan Profesi Fisioterapi telah menghasilkan alumni yang telah tersebar luas di seluruh Indonesia antara lain sebagai fisioterapis yang bekerja di Rumah Sakit, klinik, dinas kesehatan, sebagai dosen serta di perusahaan dll.

Demikian yang dapat kami sampaikan, akhir kata kami ucapkan terima kasih dan semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala meridhoi kita semua.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kompetensi yang harus dipunyai setiap lulusan Sarjana Fisioterapi UNISA Yogyakarta :

 NO  PROFIL KOMPETENSI YANG HARUS DIPUNYAI
KOMPETENSI
UTAMA PENDUKUNG LAINNYA
1. Praktisi fisioterapi (Fisioterapis)

Mampu menerapkan ilmu murni, ilmu sosial dan ilmu perilaku dalam praktek Fisioterapi,

Mampu melakukan pendekatan terhadap pasien/klien dalam upaya melakukan asuhan fisioterapi dimulai dari pendekatan kepada pasien/klien secara holistik sampai pada respon pasien/klien,

Mampu merumuskan diagnosis fisioterapi baik yang aktual maupun yang potensial,

Mampu merencanakan tindakan fisioterapi,

 Mampu mengimplementasikan dan memodifikasi tindakan fisioterapi yang efektif dan efisien,

Mampu melakukan evaluasi dan re-evaluasi.

Mampu melakukan dan menggunakan alat tes dan pengukuran,

Mampu Menampilkan prilaku profesional,

Mampu Mengelola sarana dan prasarana,

Mampu Melakukan komukasi efektif,

Mampu Melaksanakan tindakan yang berorientasi pada keselamatan pasien.

Mampu bersikap asertif.
2. Pengelola bisnis fisioterapi

 Mampu memberdayakan sumber daya yang ada, bersikap profesional dan berpartisipasi aktif dalam program pelayanan kesehatan,

Mampu berkomunikasi verbal dan non verbal serta berkoordinasi dengan pasien/klien/keluarga, tenaga kesehatan lain dan juga mengakses perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terkait dengan fisioterapi.

          Mampu Menampilkan prilaku profesional,

Mampu Mengelola sarana dan prasarana,

Mampu Mengelola administrasi pelayanan,

Mampu Melakukan komukasi efektif,

Mampu Melaksanakan tindakan yang berorientasi pada keselamatan pasien.

Mampu menunjukkan jiwa kepemimpinan,

Mampu bertindak kreatif dan inovatif.

3. Pendidik

Mampu menerapkan ilmu murni, ilmu sosial dan ilmu perilaku dalam praktek Fisioterapi,

Mampu mengidentifikasi kebutuhan pasien/klien, menyusun tujuan pembelajaran dan melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan fasilitas yang tepat serta mengevaluasi dan memodifikasi hasil pembelajaran,

Mampu berkomunikasi verbal dan non verbal serta berkoordinasi dengan pasien/klien/keluarga, tenaga kesehatan lain dan juga mengakses perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terkait dengan fisioterapi.

Mampu Melakukan komukasi efektif,

Mampu Melakukan kajian dan publikasi atau sosialisasi hasil penelitian.

Mampu menggunakan ICT,

 Mampu bertindak kreatif dan inovatif,

Mampu menggunakan bahasa asing.

4. Peneliti Mampu melaksanakan penelitian pada bidang yang diminati, mulai dari identifikasi masalah sampai pembuatan laporan dan publikasi hasil penelitian.

Mampu melakukan dan menggunakan alat tes dan pengukuran,

Mampu Melakukan komukasi efektif,

Mampu Melakukan kajian dan publikasi atau sosialisasi hasil penelitian.

Mampu menggunakan ICT,

Mampu menggunakan bahasa asing,

Mampu bertindak kreatif dan inovatif.

Jumlah Lulusan 3 tahun terahir :

Tahun Jumalah mahasiswa masuk Jumlah mahasiswa lulus
2021 108 231
2020 155 241
2019 222 241

Sertifikasi/kompetensi/Kekhususan tambahan setiap lulusan pada masing-masing prodi :

No. Sertifikasi/kompetensi/Kekhususan
1.

Lulus Uji kompetensi –> STR (+)

2.  
3.  

Profil Lulusan yang sudah bekerja (2 lulusan Sebagai Contoh) :

Kuliah Fisioterapi di Unisa sangat menyenangkan, dibimbing dan diajar oleh dosen yang berpengalaman dengan teori maupun metode yang update, selain itu juga diberi kesempatan yang luas untuk berorganisasi agar melatih jiwa leadership mahasiswa. Ketika kuliah saya berperan aktif di organisasi dan menjadi ketua IMM tahun 2015. Sebelum mendaftar dan diterima menjadi PNS di RSUD Selasih, Riau, saya bekerja di jakarta, disebuah klinik fisioterapi khusus stroke untuk mendapatkan pengalaman yang luar biasa.

(Ikhwan Kholid Permadi)

Pembelajaran lain daripada yang lain mendukung kompetensi siap untuk bekerja, dan menjadikan entrepreneur yang handal. Belajar untuk memiliki jiwa kepemimpinan yang baik, bukan hanya berani berwirausaha namun juga membawa dampak baik bagi masyarakat luas, baik untuk menciptakan lapangan kerja, membuka praktik mandiri fisioterapi. Mari kita perkenalkan profesi fisioterapi ke masyarakat melalui pendekatan yang baik. Semangat anak muda, salam entrepreneur !

Ketika menjadi mahasiswa, saya aktif organisasi di HIMAFI juga 3 tahun menjabat ketua kelas. Sebelum membuka praktik mandiri Fisioterapi “Physiokerto Purwokerto”, saya bekerja di sebuah RS negeri di purwokerto tentu saja untuk mendapatkan pengalaman dan meningkatkan skill juga relasi. Kemudian saya memberanikan diri keluar dari RS dan mendirikan praktik mandiri, hingga skrg juga menjalin kerja sama dengan kampus kampus untuk menjadi lahan praktik bagi mhs profesi

(Tonny Ibnu Yazid)