Skip to main content
Menuju Fisioterapi Unisa Yogyakarta Yang Unggul

MENUJU PROFESI FISIOTERAPI YANG UNGGUL

Programm studi Profesi Fisioterapi Universitas ‘Aisyiyah menginjak tahun ketiga untuk menurunkan calon mahasiswa profesi ke lahan klinik. “Praktek yang akan dilakukan ini merupakan salah satu tugas mulia untuk proses perkembangan tenaga kesehatan, terutama bagi fisioterapis.” Ujar Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Bapak Ruhyana, MAN saat memberikan pengarahan pengambilan janji praktek calon mahasiswa profesi fisioterapi UNISA, Sabtu (17/11).

Berdasarkan pengarahan yang diberikan, Bapak Ruhyana mengatakan bahwa para mahasiswa calon profesi fisioterapi ini tidak hanya membawa nama pribadi tetapi juga nama Universitas ‘Aisyiyah di lahan praktek. Sehingga beliau berharap mahasiswa bisa membawa nilai-nilai ‘Aisyiyah demi mengembangkan profesionalisme dan memperkuat kualitas profesi fisioterapi.

Pada hari yang sama Ketua Program Studi Fisioterapi Universitas ‘Aisyiyah  Yogyakarta Bapak M. Irfan, M.Fis  menjelaskan bahwa sebanyak 140 orang akan mengikuti pembelajaran profesi pada tahun ini. Mahasiswa telah mengikuti beberapa kegiatan untuk mempersiapkan diri terjun ke lahan praktik. Kegiatan tersebut adalah pembekalan yang diberikan oleh CE (Clinical Educator), pembekalan, ujian praktikum kelompok, dan pengambilan janji praktek pre profesi. Pengambilan janji sebelum praktek ini bertujuan agar mahasiswa selalu ingat etika profesi  dan tanggung jawab sebagai fisioterapi. Kegiatan pembelajaran program pendidikan tahap profesi ini diharapkan dapat memberikan luaran  profesi fisioterapi yang berkualitas demi kemajuan profesi fisioterapi.

 

 

 

Pembinaan Mahasiswa Fisioterapi Unisa Yogyakarta

PEMBINAAN MAHASISWA PROGRAM STUDY FISIOTERAPI

Musyawarah IMFI regional 3 DIY-Jateng

Dalam rangka pelaksanaan Musyawarah Ikatan Mahasiswa Fisioterapi (IMFI) Wilayah 3 DIY-Jateng, Program study S1 fisioterapi Universitas Aisyiyah mendapat giliran untuk menjadi tuan rumah,  kegiatan Musyawarah ini berisikana pemaparan LPJ Gubernur, pemilihan calon kepengurusan baru di regional III dan menentukan program kerja untuk kepengurusan yang baru yang diadakan pada tanggal 5-6 desember .

 

Olimpiade Nasional Fisioterapi Pediatri

Masih dalam Rangka MusyawarahWilayah (MUSWIL) IMFI Wilayah 3,  Program Study Fisioterapi Stikes Aisyiyah Yogyakarta menyelenggarakan Olimpiade Nasional Fisioterapi Pediatri dimana juara satu diraih oleh Stikes Aisyiyah Yogyakarta, juara kedua oleh tim 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) , juara ketiga oleh tim 1 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

 

Seminar Nasional Neurodevelopment Disorder Treatment with Bobath Methode

Masih dalam rangkaian MUSWIL IMFI seminar yang diadakan pada tanggal 4 Desember 2015 ini sedikitnya menjelaskan bahwa Neurodevelopmental disorders adalah gangguan dalam pertumbuhan dan perkembangan otak atau sistem saraf pusat. Sebuah penggunaan sempit istilah ini mengacu pada gangguan fungsi otak yang mempengaruhi emosi, kemampuan belajar, kontrol diri dan memori dan yang terbentang sebagai individu tumbuh. Istilah ini kadang-kadang keliru digunakan sebagai sinonim eksklusif untuk gangguan autisme dan spektrum autisme.

 

Pengabdian Masyarakat Desa Tirtominolo

Pengabdian Masyarakat yang menjadi acara penutup dari MUSWIL IMFI yang berisi sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan yang bertujuan membangun silaturahmi anatara warga desa dengan mahasiswa Fisioterapi IMFI wilayah 3 yang bertempat di desa Pundung.

 

Talkshhow Nasional , dan Closing Ceremony Milad ke 3

Dalam rangka memperingati Milad Himpunan Mahasiswa Fisioterapi (HIMAFI) yang ke 3,HIMAFI mengadakan

Talkshhow Nasional  dan Closing Ceremony yang dimeriahkan oleh Firman Utinaatlet ex timnas sepak bola Indonesia serta stan up comedian Wira Nagara.

 

Seminar Membentuk Generasi Baru TNI Melalui screaning dan Pendekatan Fisioterapi untuk meningkatkan kapasitas fisik dan kebugaran TNI yang lebih baik.

Seminar Membentuk Generasi Baru TNI Melalui screaning dan Pendekatan Fisioterapi untuk meningkatkan kapasitas fisik dan kebugaran TNI yang lebih baik adalah seminar yang di selenggarakan kelas B S1 Fisioterapi angkatan 2013, seminar yang di isi oleh Letkol CKM (K) dr. Virni Sagita Ismayawati, MARS (Kepala RS TK III 04.06.03 Dr. SOETARTO)  dan Letkol CKM Widya Ervianti, S.Pd.,S.Fis.,MMR (Fisioterapi RS TNI DR. Soedjono Magelang) ini diangkat karena kesadaran akan luasnya ranah Fisioterapi salah satunya calon anggota tni agar apa agar meraka lebih menyiapkan diri untuk masuk dalam pendidikan tni

 

Musyawarah Nasional IMFI VIII

Universitas Aisyiyah mendapat mandat menjadi panitia penyelenggara agenda tahunan IMFI yaitu Musyawarah Nasional (MUNAS) IMFI VII yang berisikana pemaparan LPJ Presiden, pemilihan calon kepengurusan baru dan menentukan program kerja untuk kepengurusan yang baru serta sekaligus menyelenggarakan Seminar dengan tema “Raising Awareness of Athlete for Further Lifespan Wellbeing”  yang dilaksanakan di Hotel Matahari jalan Parangtritis KM. 1 No 123, Mergangsan, Daerah istimewa Yogyakarta.

 

Seminar The Latest of Dosimetry of Electrophysical agent In Phiysical Therapi

Seminar The Latest of Dosimetry of Electrophysical agent In Phiysical Therapi di adakan pada  19 Februari 2018 yang diselenggarakan oleh kelas A S1 Fisioterapi angkatan 2013 yang sedikitnya  seminar ini menjelaskan tentang dosis yang diberikan dalam pengguanan alat terapi salah satunya dosis yang di tetapkan berdasarkan 5 kriteria :

F –> Frekuensi

Frekuensi adalah tentang berapa kerap sesi latihan dilakukan. Entah 2 kali sehari, 3 kali seminggu, dan seterusnya, selama sekian periode.

I –> Intensitas

Intensitas adalah tentang berapa berat latihan yang dilakukan. Umumnya beban latihan ditetapkan berdasarkan denyut nadi maksimal. Namun pada beberapa latihan khusus, mungkin indikasi beban atau tingkat kesulitan yang digunakan berbeda. Misalnya nilai RM (Repetisi Maksimal), kerumitan gerakan dan sebagainya.

T –> Tipe

Tipe adalah tentang jenis latihan yang dilakukan. Populernya dibagi menjadi latihan aerobik dan latihan anaerobik. Namun sebetulnya, banyak sekali tipe-tipe latihan. Beberapa latihan dikembangkan untuk kondisi patologis tertentu, sementara latihan lain dikembangkan untuk meningkatkan performa tubuh tertentu.

T –> Time

Time atau durasi adalah tentang waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan 1 sesi latihan. 1 seri latihan itu artinya latihan plus istirahat yang diberikan antar seri latihan.

R –> Repetisi

Repetisi adalah tentang berapa kali suatu seri gerakan dilakukan selama 1 sesi latihan. Banyaknya repetisi inilah yang terutama akan mempengaruhi perhitungan waktu latihan.

Seminar dan Workshop Votja and bobath combination approach of motoric

Seminar dan Workshop Votja and bobath combination approach of motoric di adakan dalam rangka menjelankan program kerja tahunan Himpunan Mahasiswa Fisioterapi (15/4/2017).

Mengundang Profesor Saipin Prasertsukdee, PhD PT dari Fakultas Terapi Fisik, Mahidol University, Thailand sedikitnya menjelaskan tentang metode Bobath adalah salah satu metode yang berorientasi pada aktivitas pola gerak normal dengan meningkatkan kemampuan kontrol postural dan gerakan-gerakan yang selektif. Pada aktifitas gerak, maka tonus otot postural akan sangat menentukan efektifitas dan efesiensi gerak yang akan dihasilkan. Prinsip Terapi Bobath adalah untuk menghambat pola gerak dan sikap tubuh yang abnormal, tekniknya disebut dengan RIP (Refleks Inhibisi Postur), manfaat lain dari metode ini adalah untuk menstimulasi  saraf. Selain itu prinsip terapi Bobath antara lain membuatkan lingkungan yang bisa menstimulasi kemampuan anak , memberikan kesempatan kepada anak untuk berespons secara teratur dan bertahap, mengatur sensory input sesuai level toleransi anak.

 

Latihan Dasar Organisasi

Latihan Dasar Organisasi yang diselenggarakan untuk anggota Himpunan Mahasiswa Fisioterapi (HIMAFI) yang bertujuan untuk membentuk anggota organisasi yang Lebih Solid, Bermoral, Bertanggung Jawab, dan Dapat Diandalkan”. Kegiatan ini bertujuan untuk lebih membentuk HIMAFI dalam hal kerjasama tim, membentuk anggota untuk lebih maju dalam tatanan sistem organisasi, dan membangun moral dalam diri anggota HIMAFI. Peserta dari kegiatan ini berjumlah 72 orang anggota baru HIMAFI .

 

 

Pengabdian Masyarakat Bersam SMK 5 Muhammadiyah Yogyakarta

Pengabdian Masyarakat Bersam SMK 5 Muhammadiyah Yogyakarta adalah kegiatan pemeriksaan kesehatan di desa yang bertempat di Bantul dengan tujuan mengenal fisioterapi kepada masyarakat luas serta pengenalan dini kepada teman teman SMK 5 Muhammadiyah Yogyakarta.

 

Pengabdian Masyarakat

Pengabdian Masyarakat adalah salah satu bentuk pembinaan kepada mahasiswa Fisioterapi dalam melakukan bina desa yang terletak di idesa Braja, Tamantirto, Bantul (12/11).

 

Seminar dan Workshop Insight of fatigue in physiotherapy and Ergonomic

Himpunan Mahasiswa Fisioterapi (HIMAFI) Universitas `Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta mengadakan seminar nasional dan workshop, Sabtu dan Minggu (24,25/3/2017).

Seminar dan workshop yang diadakan selama 2 hari ini diberi tema New Insight of Fatigue in Phsysiotherapy and Ergonomics (Practical Application and Innovative Research Approach), yaitu membahas fisioterapi dalam aspek dunia kerja dan  dan salah satu upaya peningkatan kualitas bidang keilmuan fisioterapi maka perlu banyak mempelajari dari segi lain seperti bidang fisioterapi ergonomi.

 

Unisa Runing

Unisa Runing adalah event yang diselenggarakan HIMAFI bersamaan dengan milad UNISA yang ke 27 dengan kategori pelajar, umum dan TNI/Polri, dengan jumlah 800 peserta , serta Bupati Sleman Sri Purnomo menyempatkan diri hadir untuk melihat meriahnya acara sekaligus melepas pelari umum jarak 5 kilometer di tempat start.

Penutupan Workshop Internasional, Manual Therapy Course Mulligan

Setelah dilaksanakan selama 4hari Workshop Internasional Manual Therapy Course Mulligan yang diadakan oleh Prodi S1 Fisioterapi STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta, pada tanggal 2 Februari 2015 ditutup. Workshop ditutup oleh ketua Program Studi S1 Fisioterapi, Bapak Moh Ali Imron, M.Fis. Workshop ini diharapkan dapat memperbarui pemahaman dan mengembangkan keilmuan fisioterapis dalam penanganan kondisi penyakit muskuloskeletal yang mengganggu gerak dan fungsitubuh. Selain itu juga diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan keilmuan fisioterapis dengan menerapkan perkembangan ilmu pengetahuan pada bidang sains fisioterapi dan kesehatan yang sedang berkembang di Indonesia. Menurut para Participant pada workshop ini, mereka sangat berterima kasih kepada STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta, yang telah menyelenggarakan workshop Internasional ini. Mereka mengharapkan workshop yang sama di waktu yang akan datang.